Raison d'etre
Menghidupkan Kembali Api Intelektual Ciputat

Oleh: Zezen Zaenal Muttaqin, S.J.D

Mazhab Ciputat lahir dari semangat intelektual yang tumbuh di lingkungan akademik dan aktivisme keislaman di Ciputat sejak dekade 1980-an. Ia bukan sekadar sebutan geografis, melainkan sebuah simbol tradisi berpikir kritis, dialogis, dan progresif yang berakar pada pergulatan intelektual mahasiswa, dosen, dan aktivis di kawasan kampus Islam.

Sebagai sebuah mazhab pemikiran, Ciputat menandai keberanian untuk menafsir ulang khazanah Islam secara kreatif, membuka diri terhadap ilmu pengetahuan modern, serta merespons tantangan sosial, politik, dan kebangsaan Indonesia. Dari sinilah muncul generasi pemikir, aktivis, dan akademisi yang berperan penting dalam memperkaya wacana Islam, demokrasi, dan kemanusiaan di Indonesia.

Kini, “Mazhab Ciputat” dihidupkan kembali sebagai sebuah wadah yang mengusung api intelektual Ciputat—api yang menyalakan keberanian berpikir kritis, keberpihakan pada keadilan sosial, serta keterbukaan terhadap dialog lintas tradisi. Melalui riset, publikasi, diskusi, dan kerja-kerja intelektual lainnya, Mazhab Ciputat berkomitmen untuk terus menghadirkan Islam yang relevan dengan zaman, sekaligus meneguhkan peran intelektual dalam membangun peradaban Indonesia yang inklusif, adil, dan berkeadaban.

Untuk menjaga kesinambungan tradisi intelektual tersebut, Mazhab Ciputat menyelenggarakan berbagai program: sekolah-sekolah tematik dan kursus, Klub Kajian Buku (KKB), dan Roundtable Series. Seluruh kegiatan ini berfokus pada mentoring intelektual dan pembinaan calon pemimpin masa depan yang berkarakter, berwawasan luas, serta berilmu. Melalui ruang-ruang belajar ini, Mazhab Ciputat meneguhkan dirinya sebagai komunitas intelektual yang membina, menginspirasi, dan menyalakan kembali api keilmuan Ciputat untuk generasi berikutnya.

struktural sekretariat

Mazhab Ciputat