Mengurai Mitos Toleransi dalam Sejarah Peradaban Islam Pra-Modern

blank

Pada bulan Oktober 2025 lalu, salah satu tulisan yang kami bahas di kelas bersama Pak Zezen adalah karya Anver M. Emon, Religious Pluralism and Islamic Law: Dhimmīs and Others in the Empire of Law (2012), khususnya pada bagian “Introduction”. Dalam tulisan tersebut, Emon mengajak para pembaca untuk melihat kembali bagaimana konsep toleransi dalam konteks sejarah […]

The Dangerous Comfort: Reading Gen Z and Democracy in Indonesia

blank

I read “Complacent Democrats: The Political Preferences of Gen Z Indonesians” by Burhanuddin Muhtadi, Eve Warburton, and Liam Gammon with admiration, and a hint of melancholy. Their data are clear: Indonesia’s Gen Z, born entirely in the post-authoritarian era, are the most satisfied generation with democracy, even as its quality erodes. But beneath that satisfaction, […]

Pendekatan Post/De-kolonial dalam Isu Pesantren?

blank

Minggu kemarin di kelas Pendekatan dan Metode Studi Islam di UIII saya berdiskusi panjang dengan mahasiswa tentang beberapa pendekatan penting dalam studi Islam kontemporer. Ada tiga istilah yang mencerminkan tiga pendekatan berbeda: pasca-kolonial (post-colonial approaches), anti-kolonial dan dekolonial. Ketiganya merujuk pada usaha para sarjana untuk memikir ulang proses produksi pengetahuan dalam latar penjajahan (kolonialisme) dan […]

Pemimpin Minoritas dalam Sejarah Islam

blank

Minggu kemarin ketika mengajar calon ulama dalam program PKUMI Masjid Istiqlal, saya berdiskusi tentang tema yang cukup menarik dengan adik-adik mahasiswa: peranan dan keterlibatan dhimmi (non-Muslim yang tianggal di wilayah Islam) dalam kepemimpinan politik dan institusi hukum Islam. Kami mendiskusikan dua artikel yang mewakili dua periode yang berbeda: periode awal Islam (abad ke 7-10 M) […]

Ke Mana Para Penulis Hantu?

blank

(Cerita pendek ini ditulis oleh Donkisot, penulis dapat dihubungi melalui maman89ahwar@gmail.com) Mari kita namai saja tokoh utama cerita pendek ini adalah ‘Kanda’ kita tercinta. Di mana pun ia berada, segera ia dikenali dan disalami oleh adik-adik yuniornya. Dan ia akan mengajak mereka duduk, sembari disuguhi kopi dan rokok bahkan nanti ada uang pula untuk ongkos […]

Kenapa Mazhab Ciputat Bukan Mantan, tapi Masa Depan

blank

Malam itu, sekitar jam 10 malam, dengan jantung dag-dig-dug aku mengetuk pintu rumah. Di balik pintu, orang rumah membuka dengan wajah yang sudah aku hafal: wajah keberatan dengan polaku yang suka pulang malam. Di belakangku, berdiri seorang senior laki-laki. Aku memang sengaja minta diantar. Bukan cuma karena sudah larut, tapi juga untuk jaga-jaga kalau orang […]

Manifesto Mazhab Ciputat

blank

Sekitar empat bulan lalu saya mengajak kawan-kawan berkumpul di rumah saya di Pamulang pada sore hari sambil menikmati rebusan dan kopi pahit. Lumayan banyak yang datang mesti tidak semua kawan yang saya undang bisa hadir. Kami berdiskusi santai tentang satu hal: bagaimana merawat, meneruskan dan membangkitkan kembali tradisi intelektual di Ciputat. Seperti sebuah misi suci. […]

Indonesia dan Asal-usul Hukum Internasional

blank

  Percayakah anda bahwa hukum Internasional yang dirumuskan oleh para pemikir Eropa seperti Hugo Grotius ‘berasal’ dari Indonesia? Kemarin saya berbicara di sebuah forum kajian yang diadakan oleh lembaga baru yang didirikan di kampus UIII. Nama lembaganya: Indonesian Institute for Foreign Affairs (IIFA). Pada diskusi yang digelar pertama kali itu saya diminta menjadi pembicara bersama […]

Pancasila: Dilema Ideologis dan Alat Kekuasaan

blank

Falsafah kenegaraan ciptaan para pendiri bangsa kita, yaitu Pancasila sangatlah bernilai historis. Bersejarah dalam peristiwa dan bersejarah pula dalam makna. Bersejarah dalam peristiwa karena untuk menghasilkan suatu pedoman bangsa yaitu Pancasila ini dibutuhkan perjuangan yang sangat besar dari para pemikir-pemikir kita dahulu. Dalam konteks bersejarah dalam maknanya, Pancasila mengandung ide besar, cita-cita agung, dengan tujuan […]

Ibn Sina di Mata Bertrand Russell: Antara Kekaguman dan Kesalahpahaman

blank

Dalam buku berjudul History of Western Philosophy: and its Connection with Political and Social Circumstances from the Earliest Time to the Present Day (1945), seorang filsuf peraih Nobel Sastra, Bertrand Russell menulis setidaknya dua paragraf penuh tentang sosok Ibn Sina. Tulisan itu disisipkan saat Russell hendak membahas uraian tentang tradisi dan filsafat Islam; Mohammedan Culture […]