Buku ini membahas hubungan politik antara Islam dan negara di Indonesia. Penulisannya diilhami terutama oleh fenomena yang mengejutkan bahwa sejak berakhirnya kolonialisme Barat pada pertengahan abad ke-20, negara-negara Muslim seperti Turki, Mesir, Sudan, Maroko, Pakistan, Malaysia dan Aljazair, mengalami kesulitan dalam upaya mereka mengembangkan sintesis yang memungkinkan (viable) antara praktik dan pemikiran politik Islam dengan negara di tempat mereka masing-masing. Karena itu, di negara-negara tersebut hubungan politik antara Islam dan negara ditandai oleh ketegangan yang tajam, jika bukan malah permusuhan. Sehubungan dengan posisi Islam yang menonjol di wilayah-wilayah tersebut, yakni karena kedudukannya sebagai agama yang dianut sebagian besar penduduk, hal ini tentu saja merupakan kenyataan yang menimbulkan tanda-tanya.
Mazhab Ciputat telah mendapatkan izin dari pihak Democracy Project (Yayasan Abad Demokrasi) untuk menyebarkan versi digital buku ini.